Kenapa Saya Membuat Website?
Kenapa saya membuat website? Jawabannya ternyata tidak sesederhana yang saya kira. Saya punya tabiat yang agak ajaib: bikin website pribadi, mendiamkannya, lalu menghapusnya. Beberapa waktu kemudian, timbul lagi rasa gatal yang sama, saya bikin website lagi. Pola kegagalannya selalu sama. Di awal, saya dihinggapi sindrom idealis yang merepotkan, yaitu ingin semuanya sempurna. Tapi di saat…
